Download ebook gratis

Sabtu, 27 Maret 2010

Nasehat Bundaku!!!!!!!

Tak perlu risau anakku! semua ini akan ada hikma dari semua ini!!!
semua akan terbalas dengan kekuasan Allah yang selalu menuntun kita dalam setiap langkah yang kita tempuh!
Hidup ini akan tetap berakhir, namun janganlah kau akhiri dengan kelukaan hati yang begitu panas oleh dendam!

luangkanlah waktumu untuk menyadari apa yang telah engkau lakukan, karena semua ini telah di gariskan pada telapak tanganmu!!!
Bangun!!! bangunlah anakku!!
sekarang bukan saatnya kau menutup matap dalam kecerahaan yang teah di berikan padamu!

Bangkitlah!! bangkitlah dalam setiap jatuhmu, karena aku di sini akan selalu menuntunmu. dalam setiap doaku selalu ku panjatkan untuk keberhasilanmu!!!

anakku!!!! janganlah kau bersedih!!! semua hari pasti akan ada rahmat dan hidayahnya!!

Walau kau telah merasa jauh, sesungguhnya dia mendekatimu... cobalah kau sesekali menengok ke belakang
melihat jejak langkahmu yang penuh liku!!!

Mengapa kau masih tetap di sini sedangkan semua orang telah berlomba mengejar rejeki yang telah dia bagikan, janganlah menunda setiap pekerjaanmu!!???

Pahamilah setiap makna yang telah di berikan oleh-Nya

tiada yang sepatutnya tempat kita di sini, kita harus melangkah mengumpulkan bekal untuk ke tempat kita selanjutnya... tujuan hidup kita disini... karena perjalan ini masih panjang anakku!!!! kumpulkanlah apa yang harus di kumpulkan, janganlah mengambil yang tak sepantasnya bukan milikmu....

Bantulah dia anakku karena dia memang pantas di tolong!!!!
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
Sejak dahulu sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat manusia bahwa pekerjaan-pekerjaan penting selalu dimulai dengan menyebut nama para pembesar mereka untuk mendapat berkah darinya. Umpamanya, para penyembah patung atau berhala, mencari berkah dengan nama atau dengan kehadiran para kepala negara. Akan tetapi, Dzat yang lebih besar diantara segala sesuatu yang besar adalah Allah SWT dimana kehidupan segala sesuatu yang hidup ini bermula dari-Nya.
 
            Bukan hanya kitab alam semesta, akan tetapi kitab syareat, yaitu Al-Quran dan semua kitab samawi dimulai dengan nama-Nya. Islam mengajarkan kepada kita agar pekerjaan-pekerjaan kita, yang kecil dan yang besar, makan dan minum, tidur dan bangun, bepergian dan menaiki kendaraan, berbicara dan menulis, kerja dan usaha, dan seterusnya hendaknya kita mulai dengan dengan menyebut nama Allah (Bismillah).
          Jika seekor binatang disembelih tanpa menyebut nama Allah, maka kita dilarang memakan daging binatang tersebut. Kata-kata "Bismillah" tidak terbatas pada agama Islam saja. Menurut ayat-ayat Al-Quran, kapal Nabi Nuh as juga bergerak diawali dengan kalimat "Bismillah." Begitu juga surat Nabi Sulaiman as kepada Ratu Balqis. "Bismillah adalah sebuah ayat lengkap, dan bagian dari Surat Al-Fatihah.
            Oleh sebab itu, Ahlul Bait Nabi SAWW tidak menyukai orang yang tidak membacanya atau membacanya dengan suara pelan di dalam salatnya. Mereka sendiri selalu membaca ayat: "bismillahirrahmanirrahim" dengan suara keras di dalam setiap salat yang mereka lakukan.
Ada beberapa hal yang dapat kita ambil sebagai pelajaran dari ayat ini. Pertama: "Bismillah" merupakan sumber berkah dan jaminan bagi setiap pekerjaan, juga merupakan tanda tawakkal kepada Allah dan permohonan bantuan dari-nya. Kedua: "Bismillah" memberi warna ketuhanan kepada setiap pekerjaan, dan menyelamatkan pekerjaan-pekerjaan manusia dari bahaya syirik dan riya.  Ketiga: "Bismillah" artinya: Ya Allah aku tidak melupakan-Mu, maka janganlah Engkau melupakan aku.  Keempat: Orang yang mengucapkan  "Bismillah" berarti telah menggabungkan diri kepada kekuatan tak terbatas dan lautan rahmat Ilahi yang tak bertepi.